Kasus Bima Disebut Membuang Energi, Komisi III DPR RI: Aspirasinya yang Harus Ditangkap, Bukan Orangnya

Kasus Bima Disebut Membuang Energi, Komisi III DPR RI: Aspirasinya yang Harus Ditangkap, Bukan Orangnya

Anggota Komisi III DPR RI, Taufik Basari sebut kasus TikToker Bima hanya akan membuang energi. Foto/Instagram @dpr_ri--

BACA JUGA:Terkait Video Intimidasi Keluarga Tiktoker @awbimaxreborn, Ini Tanggapan Kapolres dan Bupati Lampung Timur

"Bima sedang memberikan pesan dan itu adalah aspirasi. Karena itu tangkaplah aspirasi itu, jangan berpikir untuk menangkap orangnya,"tegas Taufik Basari.

Taufik juga menambahkan bahwa pun setiap dirinya berkeliling bertemu warga atau masyarakat. Masalah infrastruktur menjadi keluhan utama dan selalu ditanyakan padanya.

Ia menyebut bahwa persoalan jalan rusak juga selalu ada dalam aspirasi warga yang disampaikan kepadanya.

Selain itu, meskipun pembangunan, perawatan dan perbaikan jalan memerlukan anggaran yang tidak sedikit.

BACA JUGA:Mengenal Protection Visa Negara Australia yang Diajukan TikToker Asal Lampung

Namun dalam hal ini, aspirasi yang disampaikan oleh TikToker Bima yang menjadi perantara keresahan masyarakat Lampung tidak boleh dijawab hanya dengan jawaban kesulitan anggaran sebagai pembenaran.

Dalam hal ini Pemerintah Provinsi Lampung  perlu memikirkan politik anggaran yang memiliki strategi ekonomi jangka panjang atas infrastruktur yang digunakan oleh masyarakat luas.

Taufik Basari juga turut menambahkan bahwa semua yang menjalankan amanah rakyat Lampung justru harus melihat baik aspirasi yang disampaikan Bima.

Anggota Komisi III DPR RI itu berharap agar seluruh pemangku kebijakan dapat mengambil pesan yang disampaikan Bima sebagai penyemangat untuk selalu mendengar, mengkaji serta merespon berbagai keluhan dan kritikan yang disampaikan masyarakat dengan tindakan konkrit.

(*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: