Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswa Unila Ýang Viral Kini Diamankan Polisi

Pasutri Pencuri Laptop Mahasiswa Unila Ýang Viral Kini Diamankan Polisi

Foto dok Humas Polresta Bandar Lampung.--

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pelarian pasangan suami istri yang diduga terlibat pencurian laptop milik mahasiswa Universitas Lampung (Unila) akhirnya terhenti. Keduanya ditangkap polisi setelah identitas mereka terungkap melalui rangkaian penyelidikan, termasuk penelusuran rekaman kamera pengawas yang sempat viral di media sosial.

Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AM (36) dan FY (34). Pasangan tersebut diamankan tim gabungan di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kurungan Nyawa, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, Jumat, 14 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapolsek Labuhan Ratu, AKP Ono Karyono, mengatakan penangkapan dilakukan setelah petugas mengembangkan informasi mengenai keberadaan kedua terduga pelaku.

Menurut dia, polisi lebih dahulu melakukan penyelidikan untuk memastikan identitas serta lokasi persembunyian pasangan tersebut. Setelah informasi dinilai cukup, petugas langsung bergerak ke lokasi dan mengamankan keduanya.

"Informasi mengenai keberadaan mereka kami tindak lanjuti dengan penyelidikan. Setelah lokasi dan identitasnya diketahui tim langsung melakukan penangkapan," kata Ono, Sabtu, 14 Agustus 2026.

Menurutnya, kasus tersebut bermula dari pencurian yang terjadi di sebuah tempat fotokopi di Jalan Profesor Sumantri Brojonegoro, Rajabasa, Bandar Lampung, Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 09.30 WIB.

Korban merupakan mahasiswa berinisial NK. Saat kejadian, laptop miliknya ditaruh dengan cara digantungkan pada sepeda motor yang terparkir di sekitar lokasi.

Kesempatan itu kemudian dimanfaatkan kedua terduga pelaku. Laptop korban dibawa pergi menggunakan sepeda motor.

BACA JUGA:Khusus Hari Ini, Promo Alfamart 'Sunday Meat Up' Beli 2 Gratis 2 Sosis Fiesta

Aksi tersebut terekam kamera CCTV. Dalam rekaman yang kemudian menyebar luas di media sosial, korban terlihat berupaya mengejar pasangan tersebut menggunakan sepeda motor.

Upaya pengejaran itu bahkan sempat membuat korban terjatuh. Meski demikian, kedua pelaku berhasil meninggalkan lokasi sebelum akhirnya rekaman kejadian tersebut menjadi salah satu petunjuk bagi polisi.

Ono mengatakan video CCTV yang beredar di media sosial membantu proses penyelidikan. Dari rekaman tersebut, petugas kemudian melakukan pendalaman hingga memperoleh informasi mengenai identitas orang yang diduga terlibat.

BACA JUGA:Cek Daftar Promo Minyak Goreng di Indomaret, Mulai Harga Rp39 Ribuan

"Rekaman yang beredar menjadi bahan bagi penyidik untuk menelusuri pelaku. Setelah dilakukan pendalaman, identitas keduanya berhasil kami ketahui," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: