Kasus Keracunan MBG di Bandar Lampung, Ada Bakteri pada Makanan dan Air Terkontaminasi Resapan Tinja

Selasa 09-09-2025,17:19 WIB
Reporter : Melida Rohlita
Editor : Alam Islam

RADARLAMPUNG.CO.ID - Tidak hanya bakteri E.coli. Ditemukan bakteri Bacillus cereus pada sampel makanan fuyunghai yang dikonsumsi siswa yang keracunan MBG (Makan Bergizi Gratis) di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung. 

Temuan ini berdasar hasil pemeriksaan uji laboratorium BPOM terkait kasus keracunan makanan siswa beberapa waktu lalu. 

Kepala Dinas Kesehatan Bandar Lampung Muhtadi A. Tumenggung menjelaskan 

Bakteri Bacillus cereus pada sampel makanan fuyunghai yang dikonsumsi siswa, memiliki sifat tahan panas. 

BACA JUGA:Disdikbud dan Dinas PMDT Lampung Beri Atensi Khusus Terkait Kasus Keracunan MBG

Ini membuat bakteri tersebut tetap dapat bertahan meski makanan sudah dimasak dengan suhu tinggi.

“Bacillus cereus ini salah satu jenis bakteri yang bisa memicu keracunan makanan," kata Muhtadi. 

Gejala yang ditimbulkan mulai dari mual, muntah, diare, hingga sakit perut. 

Temuan lain adalah bakteri E. coli pada sampel air yang digunakan untuk memasak untuk program MBG tersebut. 

BACA JUGA:Dampak Keracunan MBG, Disdikbud Bandar Lampung Harap Peran SPPI Maksimalkan Pembinaan Dapur SPPG

Muhtadi menuturkan, keberadaan E. coli  disebabkan oleh air bersih yang tercemar resapan tinja dari lingkungan sekitar.

“Kalau yang E. coli itu bukan dari makanannya. Tapi dari air yang dipakai untuk mengolah makanan. Air itu ternyata terkontaminasi dari resapan tinja yang ada disekitarnya,” jelasnya. 

Dilanjutkan, dua jenis bakteri ini sama-sama berpotensi menyebabkan keracunan dengan gejala pencernaan yang cukup berat. 

Karena itu, pengawasan kebersihan pengolahan makanan serta kualitas air bersih harus lebih ketat.

BACA JUGA:Wali Kota Bandar Lampung Bakal Bentuk Tim Khusus Awasi Program MBG

Kategori :