Minim Siswa, Keberlanjutan SD Negeri 3 Marga Kaya Kini Makin di Ujung Tanduk

Minim Siswa, Keberlanjutan SD Negeri 3 Marga Kaya Kini Makin di Ujung Tanduk

SDN 3 Margakaya rencananya akan ditutup karena minim siswa.--

RADARLAMPUNG.CO.ID - Minimnya jumlah siswa, bahkan di tahun ajaran baru ini tak ada siswa baru untuk tahun ajaran 2023-2024, membuat SD Negeri 3 Marga Kaya, Kecamatan Pringsewu, Pabupaten Pringsewu, bakal ditutup oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat. 

Kabid Dikdas pada Disdikbud Pringsewu Haiyin menjelasakan, di SDN 3 Margakaya jumlah siswanya hanya 5 orang.

Dari 5 siswa itu, 3 orang sudah dipindahkan ke SD N 1 Margakaya dan 2 orang di SD N Waluyo ljati.

Rencana penutupan SDN 3 Margakaya didasari Permendikbud nomor 13 tahun 2016 tentang pendirian, penggabungan, dan penutupan Satuan Pendidikan (SP). 

BACA JUGA:Ini Jadwal Pemulangan 2 Jenazah PMI Asal Lampung Timur yang Meninggal di Taiwan

"Profil sekolah dalam 5 tahun terakhir hanya 5 orang siswanya," terangnya.

Sedangkan untuk penutupan sekolah dikatakan Haiyin masih menunggu persetujuan tokoh masyarakat, kepala pekon, dan pihak satuan Pendidikan (SP) dari unsur sekolah bersama komite sekolah. 

Terkait hal ini, Kepala Pekon Margakaya, Abidin mengatakan, pihaknya belum bisa memutuskan persetujuan  penutupan SDN 3 Margakaya.

Dikatakannya, pihaknya masih membutuhkan rapat koordinasi bersama BHP, tokoh-tokoh masyarakat, adat, dan tokoh agama. 

BACA JUGA:Unila Masuk 26 Daftar Universitas Terbaik Dunia

"Yang jelas itu sekolah bakal ditutup, muridnya hanya 5 orang. Tapi sebelum saya tanda tangani surat dari dinas, saya harus rapat dahulu bersama tokoh-tokoh di sini supaya tidak jadi omongan masyarakat," ungkapnya. 

Sebelumnya, untuk menarik minat orang tua menyekolahkan di SDN 3 Margakaya, menurut Abidin pihaknya  sudah berupaya.

Yakni dengan mendatangi masyarakat agar menyekolahkan anak-anak di SDN 3 Margakaya. 

"Tetapi kita tidak bisa memaksa masyarakat agar menyekolahkan di SDN 3 Margakaya," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: