Turun ke Dipasena, Pejabat Kantor Staf Presiden Bahas HGU, Kerusakan Green Belt Hingga Tambak Liar

Turun ke Dipasena, Pejabat Kantor Staf Presiden Bahas HGU, Kerusakan Green Belt Hingga Tambak Liar

Tim Kantor Staf Presiden (KSP) Bidang Kemaritiman mendatangi lokasi pertambakan dipasena-Dok. P3UW Lampung-

BACA JUGA:Selangkah Lagi! Ini Daftar Nama Bakal Diangkat PPPK Guru Lampung Selatan

Menurut Asisten I Pemprov Lampung itu, saat ini pihak perusahaan sudah memberikan respon positif ke pemerintah daerah.

"Perusahaan siap menghibahkan kanal tersebut ke Negara. Tentunya ini agar lahan itu dapat segera dieksekusi dan kejelasan hak kepemilikan tanah sudah menemui titik terang," tuturnya.

Meski demikian, orang nomor satu di Tulang Bawang tersebut merasa prihatin kepada sekitar 20 ribu petambak udang di Rawajitu Timur. 

Setiap tahun, kata Pj Bupati, hasil produksi udang para petambak terus mengalami penurunan. Hal itu merupakan dampak dari pendangkalan saluran irigasi.

BACA JUGA:Suhu Maksimum Harian di Lampung Masih Tinggi, Ini Tips Menghindari Kulit Gosong Akibat Sinar Matahari

Dijelaskannya, komoditas udang di Tulang Bawang sangat potensial.

Oleh karenanya, Qudrotul berharap pemerintah pusat dapat segera menindaklanjuti keluhan masyarakat tersebut dan segera mengeksekusi kepemilikan tanah.

"Pemerintah daerah juga siap untuk menyisihkan sebagian anggaran daerah ke wilayah itu, dengan catatan kejelasan kepemilikan tahan sudah diputuskan," tutup Pj Bupati. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: