Kebakaran di Kota Metro Meledak 55 Kasus, Damkar Kerap Kalah Cepat oleh Akses Sempit dan Perilaku Warga
Sepuluh bulan, 55 kebakaran mengguncang Kota Metro.-Pixabay-
RADARLAMPUNG.CO.ID - Kebakaran masih menjadi ancaman serius di Kota Metro.
Dalam sepuluh bulan terakhir, 55 peristiwa kebakaran tercatat mengguncang kota yang hanya seluas 68 kilometer persegi itu.
Angka ini menunjukkan, kebakaran di Metro bukan sekadar peristiwa acak, tapi cermin rapuhnya sistem pencegahan di tingkat kota.
Data Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Metro mencatat lonjakan kasus pada triwulan III.
“Agustus jadi puncaknya, sebelas kebakaran terjadi hanya dalam sebulan,” kata Marwan Hakim selaku Kabid Damkar dan Penyelamatan, pada Senin, 4 November 2025.
Sementara pada triwulan II, tercatat 16 kejadian, termasuk kebakaran bengkel sepeda di Margototo, Lampung Timur, dengan kerugian sekitar Rp60 juta.
“Sebagian besar kebakaran disebabkan korsleting listrik dan kelalaian warga saat memasak,” ujarnya.
Total kerugian materi sepanjang tahun ini diperkirakan menembus Rp1 miliar lebih.
BACA JUGA:Lagi, TPA Bakung Terbakar Diduga Akibat Pembakaran Sampah Warga
Peristiwa terbesar terjadi di Jalan Unta, Hadimulyo Timur, dengan kerugian sekitar Rp250 juta.
Dari seluruh peristiwa itu, tercatat dua korban luka dan satu korban meninggal dunia.
Namun bagi petugas, tantangan terbesar bukan hanya api, tapi akses dan perilaku warga.
“Lokasi kebakaran sering di gang sempit, armada sulit masuk, bahkan warga menutup jalan karena menonton,” ujar Marwan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
