75 Persen Pelajar Takut Berbicara di Hadapan Publik, SMA Tunas Mekar Gandeng UIN untuk Melatih Public Speaking

75 Persen Pelajar Takut Berbicara di Hadapan Publik, SMA Tunas Mekar Gandeng UIN untuk Melatih Public Speaking

Ketua Prodi PBI UIN RIL Dr. Moh Muhassin, M.Hum bersama Kepala SMA Tunas Mekar Indonesia Tri Puji Astuti, S.Si, M.Pd menunjukkan surat penandatangan MoU antara Prodi PBI UIN RIL dengan SMA Tunas Mekar Indonesia. (foto dok. radarlampung.co.id) --

BANDAR LAMPUNG, RADARLAMPUNG.CO.ID - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung (UIN RIL) telah melakukan kerjasama dengan SMA Tunas Mekar Indonesia (TMI).

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antar kedua belah pihak.

MoU ditandatangani oleh Ketua Prodi PBI Dr Moh Muhassin, M.Hum dan Kepala SMA Tunas Mekar Indonesia Tri Puji Astuti, S.Si, M.Pd di Gedung PBI GN21 pada Kamis, 13 Oktober 2022.

Dr. Muhassin mengatakan, berdasarkan reportase CNBC News, ketakutan untuk berbicara depan umum dirasakan oleh 75 persen pelajar.

BACA JUGA:Antisipasi Penyelewengan, Dinas Pendidikan Mesuji Pantau Pembangunan di Sekolah

“Itulah mengapa untuk menumbuhkan rasa percaya diri yaitu dengan melatih peserta didik dengan public speaking, yang harus ditumbuhkan sejak dini sampai perguruan tinggi,” ujarnya kepada Radar Lampung pada hari Jumat, 14 Oktober 2022.

Sehingga, Prodi PBI melakukan kerjasama dengan SMA TMI dengan 3 hal kesepakatan kerjasama.

Yakni mengenai education and teaching activities, sit-in and internship program, dan community services yang akan difokuskan pada pelatihan public speaking bagi peserta didik.

“Kami dengan senang hati menjalin kerja sama dengan TMI, kami juga berkomitmen untuk mempermudah akses pendidikan melalui pengajaran dan pembelajaran ke seluruh kalangan,” ujar Dr. Muhassin. 

BACA JUGA:Buat Kamu yang Suka Cuap-Cuap di Depan Kamera, Radar Lampung TV Buka Peluang Jadi Presenter Nih

Dari kerja sama ini, lanjut Dr. Muhassin, akan terlahir sebuah pembelajaran yang bisa diakses secara online dan offline.

Harapannya, dari kerjasama tersebut, setiap tenaga pengajar dapat memberikan akses dengan mudah pada seluruh peserta didik antar kedua lembaga ini.

Di bagian lain, Kepala SMA TMI,l Tri Puji Astuti, S.Si, M.Pd berharap agar kerjasama ini dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak. (*) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: