Terdampak Banjir, Beberapa TPS di Tulang Bawang Terpaksa Pindah Lokasi

Terdampak Banjir, Beberapa TPS di Tulang Bawang Terpaksa Pindah Lokasi

Bencana alam banjir di beberapa kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang ternyata juga berdampak pada Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu 2024. Foto Dok--

BACA JUGA:Pinjaman Dana Cepat lewat Fintech Syariah Papitupi, Pengajuan Sampai Rp 50 Juta Tanpa Agunan

Sejumlah kampung di lima wilayah yang terdampak bencana alam banjir diantaranya Kecamatan Gedung Aji Baru: Kampung Sido Mekar, Kampung Mesir Dwi Jaya, dan Kampung Mekar Asri. 

Kecamatan Gedung Aji: Kampung Aji Mesir dan Kampung Bandar Aji Jaya. Kecamatan Penawar Aji yakni Kampung Gedung Asri. 

Kecamatan Rawa Pitu: Kampung Panggung Mulya dan Kampung Sumber Agung. Kemudian yakni Kecamatan Rawa Jitu Selatan. 

"Iya, sampai dengan sekarang masih dalam proses pendataan kerusakan oleh Satuan Tugas Bencana," kata Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Tulang Bawang Kanedi, Sabtu 10 Februari 2024.

BACA JUGA:Pinjaman Tanpa Agunan KUR BCA 2024, Cek Syarat Terbaru Ajukan Modal Rp 15 Juta, Angsuran Mulai Rp290 Ribu

Sementara itu, di kampung Sido Mekar  Kecamatan Gedung Aji Baru sedikitnya 25 rumah warga terdampak bencana banjir.

Bencana banjir di wilayah ini akibat luapan sungai yang mengalami pendangkalan. Ketinggian air sendiri diperkirakan mencapai 150 cm. 

Kepala Kampung Sido Mekar Krisbandi mengatakan, air mulai merendam rumah warga sejak Kamis, 8 Februari 2024 sekitar pukul 21.00 WIB. 

Menurutnya, bencana banjir di kampungnya saat ini menjadi yang terparah karena ketinggian air mencapai 150 cm hingga 200 cm. 

BACA JUGA:Akhir Long Weekend, Kendaraan Masuk Ke Lampung Masih Tinggi

Krisbandi menjelaskan, sudah sekitar 22 tahun sungai di wilayahnya belum pernah dinormalisasi. Akibatnya terjadi pendangkalan dan menyebabkan bencana banjir. 

Meskipun demikian, masyarakat yang terdampak bencana banjir di Kampung Sido Mekar masih bertahan di rumahnya untuk menjaga barang berharga mereka.

Sementara, Kepala Kampung Mesir Dwi Jaya, Kecamatan Gedung Aji Baru Barisi mengungkapkan, sedikitnya 192 rumah, 450 hektare sawah dan beberapa fasilitas pendidikan di wilayahnya juga terendam banjir. 

Tidak hanya itu, berdasarkan data sementara pihaknya sekitar 3.500 ekor ayam dan 30.000 ternak ikan milik warga hanyut terbawa arus banjir.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: