Warga Lampung Utara Tewas di Tangan Ipar, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Warga Lampung Utara Tewas di Tangan Ipar, Polisi Selidiki Motif Pembunuhan

Salah satu terduga teroris di Lampung Tengah tewas usai baku tembak dengan Densus 88. Foto ilustrasi--

LAMPUNG UTARA, RADARLAMPUNG.CO.ID - Siswanto (35), warga Dusun Bunut, Desa Sinar Jaya, Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara (Lampura), diduga menjadi korban pembunuhan dari terduga pelaku, Aw alias Awal (45) yang terhitung masih iparnya sendiri, Sabtu, 1 April 2023. 

Korban ditemukan bersimbah darah dalam keadaan tidak bernyawa berada tak jauh dari kediamannya, yakni jalan menuju kebun kopi di kawasan Tangkit Tebak, desa setempat.

Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, dengan luka di bagian dada, tulang iga, perut, dan pinggang bagian tengah diakibatkan senjata tajam.

Sementara, barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya satu buah topi warna coklat, sarung pisau garpu dan 1 stel pakaian korban yang berlumuran darah.

BACA JUGA: Rekrutmen Panwaslu Lampura Kembali Disoal, Giliran Surat Kejiwaan Dipatok Tarif Tinggi

"Korban ditemukan warga dalam keadaan meninggal dunia, akibat luka tusuk benda tajam di sekujur tubuh," ujar Kapolsek Tanjung Raja, Iptu Syamsul Rizal mewakili Kapolres Lampura AKBP Kurniawan Ismail malam ini, kepada Radarlampung.co.id, melalui sambungan telepon.

Dari keterangan sejumlah saksi, menurutnya peristiwa itu berawal setelah pelaku, awalnya melintas didepan rumah korban, Siswanto menuju areal kebun kopi di daerah pegunungan di sana.

Lantas, kata dia, Siswanto menyusul terduga pelaku dari arah belakang dengan cara membututinya.

Selang beberapa menit kemudian, pelaku, Alam turun dari atas gunung kearah pemukiman warga. 

BACA JUGA: Elemen Masyarakat Desak APH Tindaklanjuti Kasus Dugaan Raibnya Anggaran BUMDes

Sementara terlihat, sekujur tubuhnya dipenuhi dengan lumpur yang berlumuran darah oleh salah seorang saksi yang tidak sengaja melihat pelaku.

"Lantas ada warga yang melintas dan memberitahu kepada sang istri (korban), bahwasanya suaminya telah tergeletak berlumuran darah disekujur tubuhnya," terangnya menirukan penuturan para saksi di sana.

Pihaknya telah melakukan upaya awal di lapangan dalam kasus tersebut, seperti oleh TKP, membawa korban ke Puskesmas untuk dilakukan visum. Serta meminta keterangan saksi - saksi dan melakukan lidik perkara.

"Pelaku berhasil melarikan diri, kita masih bekerja dilapangan dan identitas pelaku telah dikantongi. Mohon doanya, agar pelaku segera dapat ditangkap," tambah Kasat Reskrim Polres Lampura, AKP Eko Rendi Oktama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: