Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Metro

Puntung Rokok Diduga Picu Kebakaran Lahan di Metro

Foto Ist.--

RADARLAMPUNG.CO.ID– Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Metro mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi Kebakaran selama musim kemarau.

Warga diminta tidak membakar sampah maupun membuang puntung rokok sembarangan karena berisiko memicu kebakaran lahan hingga mengancam kawasan permukiman.

Imbauan tersebut disampaikan setelah terjadi kebakaran lahan di Jalan Pala VI RT 013/RW 006, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur, pada Kamis, 9 Juli 2026. Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, kebakaran diduga dipicu puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga menyulut tumpukan daun kering dan merambat ke rumpun bambu.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Metro, Wilastri, mengatakan musim kemarau menjadi periode yang rawan terjadinya kebakaran karena kondisi cuaca yang kering membuat rerumputan, daun, dan semak mudah terbakar.

"Saat ini kita memasuki musim kemarau. Kondisi cuaca yang kering membuat potensi kebakaran meningkat. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan, karena dapat memicu kebakaran," kata Wilastri.

Menurutnya, sebagian besar kebakaran masih dipicu kelalaian manusia yang sebenarnya dapat dicegah. Api dari pembakaran sampah ataupun puntung rokok yang masih menyala dapat dengan cepat membakar material kering di sekitarnya sebelum akhirnya meluas.

Karena itu, masyarakat diimbau meninggalkan kebiasaan membakar sampah, terutama saat cuaca panas. Pengelolaan sampah dengan cara yang lebih aman dinilai mampu menekan risiko munculnya titik api.

"Lebih baik sampah dikelola dengan cara yang aman daripada dibakar. Jika melihat titik api atau terjadi kebakaran, segera laporkan kepada petugas Damkar agar dapat segera ditangani," ujarnya.

Selain menghindari pembakaran terbuka, Damkar juga meminta masyarakat memastikan kompor telah dimatikan setelah digunakan serta memeriksa instalasi listrik sebelum meninggalkan rumah.

BACA JUGA:Wabup Umi Laila Ajak ASN-Warga Pringsewu Geliatkan Lagi Gotong Royong

"Salah satu langkah sederhana ini juga termasuk penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang berasal dari dalam bangunan," ungkapnya.

Wilastri menegaskan kewaspadaan masyarakat menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran semakin meluas. Semakin cepat laporan disampaikan kepada petugas, semakin besar peluang api dapat dipadamkan sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

"Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. Jangan menunggu api membesar baru melapor. Jika ada titik api sekecil apa pun, segera informasikan kepada petugas agar bisa segera ditangani," tegasnya.

BACA JUGA:Prancis Maju Ke Semifinal Piala Dunia 2026 usai Kalahkan Maroko 2-0, Kylian Mbappe Sukses Tambahkan Rekor Gol

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: