Harga Pangan Naik, Lampung Diminta Waspada Ancaman El Nino
Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.---Sumber foto : Pemprov.---
RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemerintah Provinsi Lampung diminta tidak lengah mengawasi pergerakan harga dan ketersediaan pangan.
Pasalnya, kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) mulai terjadi di sejumlah daerah pada pekan kedua Agustus 2026, sementara ancaman El Nino dan kekeringan diperkirakan meningkatkan tekanan terhadap harga pangan hingga akhir tahun.
Hal tersebut menjadi perhatian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, kementerian terkait, serta sejumlah lembaga vertikal yang digelar secara daring dari Ruang Command Center Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Lampung, Selasa 18 Agustus 2026.
Rakor tersebut dihadiri Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Yanyan Ruchyansyah serta perwakilan Forkopimda Provinsi Lampung.
BACA JUGA:Perkuat Pendidikan Vokasi, Polinela Samakan Persepsi Hadapi Semester Baru
Sekretaris Jenderal Kemendagri Komjen Pol Tomsi Tohir meminta pemerintah daerah memperkuat pengawasan harga dan pasokan bahan pangan.
Menurutnya, pemerintah daerah harus bergerak sebelum kenaikan harga semakin tinggi agar daya beli masyarakat tetap terjaga.
“Jangan menunggu harga naik baru melakukan intervensi,” menjadi salah satu penekanan dalam rakor pengendalian inflasi tersebut.
Pemerintah daerah juga diminta bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Forkopimda turun langsung ke pasar. Langkah ini diperlukan untuk memastikan kondisi riil harga, stok, hingga distribusi pangan di lapangan.
BACA JUGA:Dalam Sepekan Lebih dari 250 Pasien Masuk IGD RSUDAM, Ini Jenis Kasus Dominan
Kewaspadaan tersebut menjadi penting bagi Lampung. Berdasarkan pemaparan Badan Pusat Statistik (BPS), Lampung termasuk provinsi yang mengalami kenaikan IPH antara 1 hingga 2 persen pada minggu kedua Agustus 2026.
Lampung berada satu kelompok dengan Bengkulu, Jambi, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Gorontalo yang mencatat kenaikan IPH dalam rentang tersebut.
Bahkan, perhatian lebih perlu diarahkan ke Lampung Tengah. Perubahan IPH di kabupaten tersebut tercatat berada di atas 3 persen.
Secara nasional, jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan IPH juga meningkat. Pada minggu kedua Agustus tercatat sebanyak 207 kabupaten/kota mengalami kenaikan, bertambah dari 193 daerah pada minggu sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:


