IDAI Ungkap Trend Penyakit Anak di Lampung Saat Ini, Bunda Wajib Tahu!

IDAI Ungkap Trend Penyakit Anak di Lampung Saat Ini, Bunda Wajib Tahu!

dr. Rachman Indra Jaya, SpA - Ketua Panitia Sinas IDAi 2024 (kiri); dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) - Ketua PP IDAI (tengah); dr. Fedriyansyah, SpA, M.Kes - Ketua IDAI Lampung (kanan).---Foto: Prima Imansyah Permana/ Radarlampung.co.id.---

BACA JUGA:Unila Gelar Ujian Terbuka Kadisdik Lampung

"Ya dalam satu dua minggu ini trendnya meningkat. Tapi tidak menutup kemungkinan kasus bukan infeksi juga ada," ungkapnya.

"Untuk datanya kita belum ada hitungan data dengan lengkap. Tapi itu terasa oleh dokter-dokter yang merawat pasien di rumah sakit lumayan meningkat," sambungnya.

Untuk DBD, menurut dr. Fedriyansyah, SpA, M.Kes, selain pencegahan dengan partisipasi masyarakat juga dapat dilakukan vaksinasi.

"Vaksinasi ini untuk anak 6 sampai 45 tahun. Dalam penelitian bisa sampai 68 persen mengurangi kemungkinan dirawat dan 80 persen lebih cegah infeksinya," ungkapnya.

BACA JUGA:Anggota PPK Pesisir Barat Lampung Pingsan saat Pleno PSU

"Kita berharap makin banyak anak divaksinasi, seperti di Kalimantan semua anak diberikan vaksin ini oleh pemda dan digratiskan. Itu harapan kita," lanjutnya.

Sebab, menurutnya penyakit DBD saat ini tidak mengenal waktu lagi. Dahulu, trend DBD terjadi pada Februari dan Agustus saat musim hujan. Saat ini kasusnya hampir setiap bulan.

"Untuk itu kita harus lakukan pencegahan," tuturnya.

Sementara, dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) Ketua PP IDAI mengatakan, penyakit anak di Indonesia masih berkutat di penyakit infeksi.

BACA JUGA:Cek BI Checking Sekarang Kalau Tidak Ingin Pinjaman Modal KUR Mandiri 2024 Ditolak, Begini Cara Mudahnya

"Bagaimana baru-baru kita disibukkan dengan munculnya kembali kasus polio di Jateng dan Jatim. Kemudian kasus campak dan difteri yang harusnya bisa dicegah dengan imunisasi," ungkapnya.

Selain itu juga ada penyakit yang tidak menular yang trendnya tengah meningkat. Seperti kasus obesitas.

Angka kenaikan obisitas pada anak-anak di Indonesia setiap tahunnya sebesar 7,9 persen.

"Kalau ita punya anak Indonesia 90 juta. Maka sekitar 7 juta per tahun naik obesitas. Banyak sekali pertambahan obesitas. Terbanyak pada laki-laki," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: